You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pembangunan Sodetan Ciliwung-KBT Butuh Tambahan Lahan
photo Doc - Beritajakarta.id

Sodetan Ciliwung-KBT Butuh Tambahan Lahan

Pembangunan sodetan Kali Ciliwung menuju Kanal Banjir Timur (KBT), Jakarta Timur, masih membutuhkan tambahan lahan. Untuk itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan merevisi Surat Keputusan (SK) Gubernur No 81 tahun 2014 tentang Penetapan Lokasi untuk pembangunan Inlet sodetan Kali Ciliwung menuju KBT.

Jadi ada kajian hidrologis yang menyatakan harus diubah agar sistem tata airnya lebih efektif

Tambahan lahan lantaran Balai Besar Wilayah Sungai Cisadane Ciliwung (BBSWCC) akan melakukan perubahan pola pembangunan sodetan. Perubahan disebabkan ada kajian tata air yang membutuhkan penyesuaian.

Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Gamal Sinurat mengatakan, Dinas Penataan Kota sudah melakukan kajian lapangan dan melakukan penggambaran. Hasilnya, dibutuhkan tambahan lahan sekitar 1.000-2.000 meter persegi lahan di bagian inlet dan outlet.

Normalisasi Kali Ciliwung Terus Dikebut

"Jadi ada kajian hidrologis yang menyatakan harus diubah agar sistem tata airnya lebih efektif. Saat ini sudah diukur dan gambar lapangan tengah disiapkan," ujarnya, Minggu (8/11).

Setelah gambar lapangan rampung, kata Gamal, hasilnya akan disampaikan pihak Pemerintah Kota Jakarta Timur ke tingkat provinsi. Selanjutnya, akan langsung dibuatkan revisi SK gubernur dengan lampiran gambar tersebut.

Nantinya, revisi SK tersebut akan menjadi landasan dalam pengerjaan teknis melakukan pembebasan lahan.

Sementara, untuk kebutuhan lahan, Gamal mengatakan, kembali akan melakukan pembebasan. Namun bila tidak mau dibebaskan, prinsipnya ia akan meminta izin pelaksanaan pembangunan sodetan di bawah lahan warga.

"Revisinya dalam waktu dekat sudah rampung. Sebab, tahun ini harus selesai pengerjaannya," tandas Gamal.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6796 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6176 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1409 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1324 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1247 personAldi Geri Lumban Tobing